Saturday, July 27, 2024

CBR PENGANTAR EKONOMI MIKRO

 CRITICAL BOOK REVIEW

PENGANTAR EKONOMI MIKRO


Dosen Pengampu :

Munzir Pohan, S.Pd. M.Si

 




NAMA : HAGA CREIS TENTRY

NIM : 7213250008

 

 

 

BISNIS DIGITAL

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2021






KATA PENGANTAR

Syukur puji Tuhan saya ucapkan atas berkah dan rahmat yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa karena saya dapat menyelesaikan tugas CBR (critical book report) ini hingga selesai dengan mata kuliah pengantar ekonomi mikro.

Penulisan pada CBR ini saya sajikan secara ringkas dan sesederhana mungkin dengan kemampuan yang saya miliki dan penyampinnya saya usahakan dengan bahasa yang singkat dan juga sederhana agar mudah di mengerti dan mudah dipahami oleh para pembaca.

Dalam kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Munzir Pohan selaku dosen pengampu karena tugas ini terdapat banyak kesalahan, karena penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan.

 

 

 

 

Pangkalan Kerinci, 02 Oktober 2021

 

 

PENULIS





DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR..............................................................................................................2

BAB I Pendahuluan.................................................................................................................4

1.1. Latar Belakang

1.2. Tujuan

1.3. Manfaat

1.4. Idenitas Buku

BAB II Ringkasan Buku.......................................................................................................6

2.1.  Ringkasan Buku Utama

2.1.1. Bagian I sistem walrasian

2.1.2. Bagian II Ekonomi Kesejahteraan Modern

2.2. Ringkasan Buku Pembanding

2.2.1. Ekonomi Amerika Abad ke-19

2.2.2. Ekonomi Amerika Abad ke-20

2.2.3. Kurva Kemungkinan Produksi

2.2.4. Permintaan Individu dan Permintaan Pasar

2.2.5. Persaingan Monopoli Didefinisikan

2.2.6. Sewa, Bunga, dan Keuntungan

BAB III Perbandingan........................................................................................................20

A. Jurnal 1

B. Jurnal 2

BAB IV Kesimpulan..............................................................................................................21

Daftar Pustaka.......................................................................................................................22






BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sebagai seorang mahasiswa wajib memiliki minat belajar didalam dirinya yang tinggi untuk bisa mendapatkan wawasan yang luas, dan salah satunya yang paling utama dalam memperoleh wawasan yang luas adalah dengan cara banyak membaca. Dengan adanya tugas Critical Book Review (CBR) ini adalah salah satu cara untuk melatih dan mendorong minat belajar terutama dalam membaca.

Tidak hanya sekedar membaca saja, CBR ini akan melatih kemampuan menyimak dan memahami dalam membaca. Karena disini seorang mahasiswa akan dilatih untuk mengkritik dan membandingkan kelebihan dan kekurangan antar satu buku dengan buku lainnya. Untuk bisa melakukan hal tersebut maka seorang mahasiswa harus paham dan menyimak setiap kata yang tercantum dalam buku, oleh karena itu tugas CBR ini tidak hanya melatih untuk membaca namun sekaligus membiasakan diri mahasiswa untuk mengkritik dengan bahasa yang baik dan benar agar pembaca dapat mengerti apa yang kita sampaikan.

 

1.2 Tujuan

Adapun tujuan membuat tugas Critical Book Report (CBR) adalah sebagai berikut :

(1)  Mendorong minat membaca

(2)  Melatih kemampuan mahasiswa untum menyimak dan memahami

(3)  Melatih mahasiswa untuk mengkritik buku dengan baik dan benar

(4)  Untuk mengetahui perbandingan buku yang satu dengan yang lainnya

 

1.3 Manfaat

Pembuatan CBR ini agar mahasiswa dapat dan mampu terbiasa mengkritik atau mengomentari sesuatu tanpa melakukan peniruan. Dan juga mampu menguasai suatu buku dengan cara memahami isi setiap bab dalam buku tersebut.





1.1 Identitas Buku Utama

 

Judul buku    : Microeconomic Theory Old and New : A Student’s Guide

ISBN             : 978-0-8047-5883-3/ 978-0-8047-5884-0

Pengarang     : Mankiw, NG Gowdy, John M

Penerbit         : Stanford Economics and Finance

Tahun terbit   : 2010

Tebal buku     : 208 halaman

 

 

1.2 Identitas Buku Pembanding

Judul buku    : MICROECONOMICS

ISBN             : 978-0-07-764154-2

Pengarang     : Stephen L. Slavin

Penerbit        : McGraw-Hill Education

Tahun terbit  : 2013

Tebal buku   : 592 halaman






BAB II

RINGKASAN BUKU

2.1  Ringkasan Buku Utama

2.1.1 Bagian I Sistem Walrasian

Titik awal dari sistem walrasian adalah pertukaran pemilihan barang antar individu atau biasa disebut tawar menawar secara langsung satu dengan yang lain. Hasil akhir dari pertukaran bebas dan sukarela ini adalah terjadi di kondisi dimana ketika sumber daya dialokasikan sedemikian rupa sehingga tidak mungkin untuk membuat seseorang lebih baik tanpa membuat orang lain lebuh buruk atau biasa disebut Efisiensi Pareto.

 

Terdapat tiga (3) blok bangunan dari sistem walrasia, yaitu:

1. Blok bangunan pertama yaitu untuk menetapkan bahwa kebebasan pertukaran komoditas akan akan mengarah pada efisiensi pareto dalam ekonomi barter murni.

2. Blok bangunan kedua yaitu demonstrasi bahwa jika harga pasar benar mencerminkan individu preferensi, maka ekonomi pasar persaingan sempurna akan mengarah ke efisiensi pareto.

3. Blok bagian ketiga yaitu pengakuan bahwa harga barang pasar mungkin terdistrosi atau mengalami perubahan karena berbagai alasan.

Dalam buku ini kita akan disuguhi atau diberikan 2 tujuan utama yaitu yang pertama menyajikan jengan jelas dan tepat cara-cara logika internal model walrasian bekerja dan yang kedua menyajikan revolusi atau perubahan saat ini dalam ekonomi kesejahteraan dan tantangan teoritis, berdasarkan pengalaman dan pengamatan untuk teori walrasian.

 

    BAB 1

A. Teori Konsumen Neoklasik

Seperti yang disebutkan diatas, efisiensi pareto adalah sebuah konsep penting dalam neo-ekonomi kesejahteraan klasik. Efisiensi pareto dalam pertukaran barang adalah situasi dimana tidak ada lagi perdagangan barang dapat membuat satu orang lebih baik tanpa membuat orang lain lebih buruk.

Salah satu alat analisis walrasian yang paling mendasar dan kritis adalah keetidakpedulian kurva. Seperti gambar dibawah ini titik-titik pada ketidakpedulian tertentu kurva menunjukkan semua kombinasi 2 komoditas (X dan Y) yang menghasilkan tingkat utilitas yang sama.


Menurut gambar diatas, konsumen sama senangnya dengan kombinasi barang X dan Y yang diberikan dengan poin 1 sama seperti kombinasi yang diberikan oleh poin 2. Konsumen sama senangnya dengan 2X dan 4Y dan sama  dengan 4X dan 2Y. Kurva indiferen ini juga mewujudkan sejumlah asumsi tentang perilaku manusia. Menganalisis ekonomi perilaku konsuen harus berdasarkan suatu konsep tentang sifat manussia yang didefinisikan oleh asumsi homo economicus atau biasa disebut “manusia ekonomi”.

 

Kurva indiferen memiliki matematika properti matematis menjadi “halus dan terus menerus” yang berarti tidak ada “melompat” dalam utilitas karena satu komoditas diganti dengan yang lain saat kita bergerak di sepanjang kurva.


Diagram Kotak Edgeworth 

Dapat mengembangkan seperangkat aturan tentang bagaimana dua orang atau lebih dari dua orang akan terlibat dalam barter dan perdagangan untuk membuat diri mereka lebih baik.



Kondisi atau efisiensi pareto

Kondisi efisiensi Pareto dalam pertukaran barter ekonomi adalah bahwa tingkat substitusi marjinal antara dua barang adalah sama untuk kedua konsumen. Ketika ini terjadi, tidak ada perdagangan lebih lanjut yang dapat meningkat utilitas satu konsumen tanpa mengurangi utilitas yang lain. Atau dalam konsumsi, situasi di mana tidak ada lagi ada perdagangan barang dapat membuat satu orang lebih baik tanpa membuat orang lain orang lebih buruk.

 

            Kurva kontrak

            Merupakan garis yang menghubungkan semua titik pareto dalam kotak edgeworth. Kurva ini juga menunjukkan alokasi efisien pareto dari dua barang untuk semua kemungkinan awal distribusi 2 barang antara 2 konsumen.


 

     BAB 2

A.    B. Teori Neoklasik dari Produksi

Setara produksi dari kurva indiferen adalah isokuan, menunjukkan berbagai kombinasi modal dan tenaga kerja yang dapat digunakkan untuk menghasilkan jumlah output yang sama. Gambar 3 menunjukkan bgaimana perusahaan menggunakan input produktif, tenaga kerja dan modal untuk menghasilkan barang trtentu.

            Kemiringan isokuan kebawah dapat ditunjukkan dengan input yang tunduk pada subtitusi dalam produksi dan isokuan yang lebih tinggi dan jauh dari asal, mewakili lebih banyak output total daripada yang lebih dekat ke titik asal.

 

Asumsi kritis mengenai produksi :

1.     Semua input yang digunakan untuk memproduksi barang tertentu dapat saling menggantikan.

2.     Input bersifat malleable, yaitu tidak ada “kegumpalan” dalam proses produksi.

3.     Bentuk isokuan dapat bervariasi, tetapi yang manapun yang digunakkan dianggap sebagai rpresentasi yang memadai dari realitas fisik dan teknologi produksi yang baik.

 

a.   a. Teori Produksi Klasik Baru

• Elastitas Subtitusi adalah presentase perubahan rasio input dibagi dengan presentase perubahan rasio produk marjinak mereka. Elastisitas ini menunjukkan bagaimana perubahan  produktivitas relatif dari 2 input mengubah jumlah relatif yang digunakan dari input tersebut.

Elastisitas substitusi menunjukkan betapa mudahnya mengganti satu input dengan input lain sebagai harga relatifnya (dalam perbandingan ekuilibrium petitif, ini sama dengan produk marjinal relatifnya) berubah.

 

Fungsi produksi Cobb-Douglass

    Fungsi Cobb-Douglas memiliki elastisitas sub institusi sama dengan satu, artinya jika produk marjinal tenaga kerja meningkat sebesar 10 persen relatif terhadap produk marjinal modal, maka jumlah tenaga kerja yang digunakan meningkat 10 persen relatif terhadap jumlah modal yang digunakan.
        
        Fungsi produksi Cobb-Douglass adalah Q = AK a L 1−a , 0 < a < 1. Fungsi ini menunjukkan skala hasil konstan. Jika modal dan tenaga kerja keduanya meningkat dengan persentase yang sama, output juga lipatan dengan persentase. Peningkatan 10 persen dalam modal dan tenaga kerja berarti bahwa output akan meningkat sebesar 10 persen. 

BAB 3

A.      Keseimbangan Umum dalam Ekonomi Barter

Barter merupakan situasi dimana penjual dan pembeli saling berinteraksi dan adanya give and take yang terjadi di dalam masyarakat.

a.   Fungsi Kesejahteraan Sosial

Fungsi kesejahteraan sosial seperti yang berlabel SWF1, SWF2, dan SWF3 tunjukkan semua kombinasi utilitas A dan B yang sama-sama dapat diterima dari sudut pandang masyarakat. Seperti halnya dengan fungsi utilitas individu, fungsi kesejahteraan sosial lebih jauh dari asal mewakili tingkat yang lebih tinggi utilitas.

 

• Adanya Keseimbangan

Kekuatan intelektual sistem Walrasian terletak pada kenyataan bahwa mengingat semua asumsi tentang perilaku dan teknologi konsumen dan produsen, kita dapat menemukan tingkat efisien yang unik dan campuran output. Artinya, kita dapat menemukan titik di mana seperangkat preferensi tertentu dan serangkaian kemungkinan produksi tertentu bertemu.

Ketika ekonomi menjadi semakin matematis di tengah-tengah abad kedua puluh, lebih banyak perhatian diberikan pada sifat-sifat matematika persamaan yang menggambarkan ekonomi pasar. Banyak perhatian yang diberkan untuk membuktikan bahwa, mengingat asumsi matematis dari sistem Walrasian, secara matematis mungkin untuk menetapkan titik keseimbangan di mana himpunan barang-dagangan yang diproduksi persis menduplikasi himpunan barang-dagangan yang diinginkan konsumen.

 

 

BAB 4

A.     Memperkenalkan Harga Persaingan Sempurna dan Efisiensi Pareto

• Langkah 1 : Memaksimalkan Subjek Utilitas untuk Batasan Anggaran

• Langkah 2 : Input, Output, dan Biaya Marginal

• Langkah 3 : Persaingan Sempurna

Asumsi model persaingan sempurna :

1.     Terdapat jumlah pembeli dan penjual yang sangat banyak. Tidak ada satu pembeli atau penjual yang bisa mempengaruhi harga setiap barang atau tindakan pembeli dan penjual lain.

2.     Ada informasi yang sempurna, tersedia untuk semua, tentang karakteristik semua barang dan input produktif. Harga barang bagus berisi semua informasi diperlukan untuk menilai kegunaannya bagi konsumen mana pun.

3.     Tidak ada hambatan bagi perusahaan untuk memasuki pasar manapun. Input produktif adalah sangat penting sehingga mereka dapat bermigrasi ke penggunaan yang paling produktif.

4.     Semua perusahaan dalam industri tertentu persis sama. Dalam sebagian tertentu industri, tidak ada alasan bagi konsumen untuk membeli satu barang daripada yang lain kecuali berdasarkan harga.

 

Dua asumsi kritis model persaingan sempurna yang jarang terjadi di tekankan dalam buku teks ekonomi :

1.     Harga membawa semua informasi yang dibutuhkan untuk menetapkan barang dan input untuk penggunaan yang paling efisien.

2.     Tidak ada interaksi antara perusahaan, yaitu, tidak ada persaingan nyata.

 

BAB 5

B.    Kegagalan Pasar dan Dasar kedua Teorema Kesejahteraan Ekonomi

Banyak kritik terhadap ekonomi neoklasik berpusat pada yang pertama Teorema Fundamental, yaitu ekonomi kompetitif akan memastikan alokasi yang paling efisien dari sumber daya masyarakat dalam konsumsi dan produksi.

Contoh kegagalan pasar termasuk eksternalitas, barang publik, dan kekuatan pasar. Dalam semua kasus ini, harga terdistorsi dan ada peran pasangan bagi pemerintah untuk campur tangan dan memperbaiki kegagalan pasar.

1.     Eksternalitas

Contoh kegagalan pasar termasuk eksternalitas, barang publik, dan kekuatan pasar. Dalam semua kasus ini, harga terdistorsi dan ada peran pasangan bagi pemerintah untuk campur tangan dan memperbaiki kegagalan pasar.

 

2.     Barang Publik

Barang publik memiliki dua karakteristik yang menghalangi pemberiannya harga sehingga dapat dialokasikan secara efisien, yaitu :

 

1. Barang publik tidak eksklusif. Setelah barang publik disediakan, siapa pun dapat menggunakannya apakah orang itu membayar untuk penggunaannya atau tidak.

2. Barang publik bersifat non-rival. Setelah barang publik disediakan, milik satu orang penggunaannya tidak mempengaruhi penggunaan barang tersebut oleh orang lain.

 

3.     Kekuatan Pasar

Karakteristik mendasar dari persaingan sempurna adalah bahwa perusahaan adalah harga pengambil setiap perusahaan sangat kecil dibandingkan dengan pasar sehingga tindakannya tidak memiliki efek pada harga. Harga yang dapat diterima perusahaan untuk suatu barang ditentukan oleh kekuatan penawaran dan permintaan di pasar untuk barang tersebut. z

Dalam jargon ekonomi, perusahaan menghadapi kurva permintaan yang horizontal dan elastis sempurna. Untuk perusahaan monopoli, perusahaan mengendalikan seluruh pasar, dan karenanya menghadapi kemiringan ke bawah kurva permintaan.

 

2.1.2.  Bagian II Ekonomi Kesejahteraan Modern

BAB 6

C.    Kritik Teoritis Ekonomi Kesejahteraan Walrasian

Ringkasan Sistem Walrasian

1.     Landasan teoritis untuk rekomendasi kebijakan ekonomi walrasian adalah dua teorema pertama dari ekonomi kesejahteraan.

2.     Teo Fundamental Pertama rem membenarkan mengandalkan ekonomi kompetitif omi untuk memastikan kebaikan sosial.

3.     Teo Fundamental Kedua rem membenarkan kebijakan intervensionis tetapi hanya untuk menciptakan kondisi pasar yang kompetitif.

4.     Sistem persamaan yang mendukung teorema-teorema ini sangat bergantung pada asumsi tentang perilaku konsumen ( Homo economicus ) dan karakterisasi pasar dan teknologi (persaingan sempurna).

5.     Dalam sistem ini, rekomendasi kebijakan didasarkan pada kemampuan untuk mengidentifikasi keuntungan efisiensi (potensi peningkatan Pareto).

 

Tujuan akhir dari sistem ini adalah untuk menciptakan ilmu positif tentang lingkungan. Nominal yang dapat memberikan rekomendasi kebijakan tanpa membuat penilaian nilai, yaitu, tanpa membuat perbandingan antarpribadi kegunaan.          

 

            BAB 7

D.    Ekonomi Kesejahteraan Walrasian

Penelitian perilaku telah secara mendasar mengubah bidang ekonomi dengan meletakkannya di atas dasar eksperimental yang kuat. Pada masa-masa awal, perilaku ekonomi berkonsentrasi pada mengungkapkan berbagai kekurangan dari standar model pilihan ekonomi yang sulit. Baru-baru ini, bidang tersebut telah pindah dari sekadar bertindak melawan model aktor rasional untuk mengidentifikasi keteraturan perilaku yang mungkin membentuk dasar untuk model pengambilan keputusan manusia yang lebih realistis.

Eksperimen seperti Game Ultimatum dan Game Barang Publik telah menetapkan sejumlah keteraturan dalam perilaku manusia, seperti kehilangan keengganan, Seperti kehilangan keengganan, habituasi, murni ltruisme, hukuman altruistik, dan diskon yang tidak konsisten dari masa depan. Pola-pola perilaku ini telah diperkuat oleh eksperimen neurologis yang menunjukkan bagaimana perilaku tercermin dalam aktivitas otak.

 

        BAB 8

E.    Analisis Biaya-manfaat Lama dan baru

Asumsi yang Tertanam dalam Analisis Biaya-Manfaat Walrasian :

1.     Perorangan yang rasional dan konsisten dengan pilihan pewaris, dan ini pilihan dapat diungkapkan oleh analisis ekonomi.

2.     Hasil sosial terbaik (lebih efisien) adalah jumlah dari semua individu pilihan.

3.     Hasil pasar adalah indikator yang masuk akal yang terbaik (paling efisien) penggunaan sumber daya yang langka dan mewakili distribusi yang cukup adil dari keluaran ekonomi.

4.     Ketika analisis ekonomi mengungkapkan preferensi yang berbeda dari pasar, ini merupakan indikasi kegagalan pasar.

5.     Menurut Teorema Fundamental Kedua, kegagalan pasar dapat dikoreksi oleh kebijakan publik yang tepat.

Analisis biaya-manfaat adalah salah satu landasan analisis kebijakan modern. Selama bertahun-tahun salah satu kontribusi utama ekonomi untuk kebijakan publik telah menggunakan CBA (cost-benefit analysis) untuk menerapkan konsep dasar seperti biaya peluang, efisiensi, dan kedaulatan konsumen untuk keputusan yang melibatkan pengeluaran dana masyarakat. Pemeriksaan CBA menunjukkan kekuatan ekonomi penalaran dan batasan-batasan yang dikenakan pada penalaran itu oleh asumsi-asumsi  teori kesejahteraan Walrasian.

 

 

        BAB 9

F.     Masa Depan Ekonomi Teori dan Kebijakan

Tujuan kebijakan adalah untuk memaksimalkan apa yang  diperoleh individu dari mengkonsumsi barang-barang pasar. Kesejahteraan sosial adalah tambahan jumlah utilitas semua individu dalam masyarakat, sehingga ketika semua individu memaksimalkan utilitas mereka, tunduk pada sumber daya yang mereka miliki, sosial optimal tercapai. 

Mengingat bahwa pertukaran bebas komoditas dan input mengarah pada hasil terbaik, peran pemerintah terbatas pada kebijakan yang memperluas cakupan pasar. Yang menonjol di antara kebijakan ini memperluas perdagangan, yang membawa lebih banyak konsumen dan perusahaan ke dalam sistem untuk memberikan lebih banyak pilihan. 

 

2.2.  Ringkasan Buku Pembanding

2.2.1. Ekonomi Amerika Abad ke-19

Amerika selalu memiliki sektor pertanian yang besar dan produktif. Pada saat Revolusi Amerika, 9 dari setiap 10 orang Amerika tinggal di pertanian; 100 tahun kemudian, namun, kurang dari 1 dari setiap 2 orang bekerja di pertanian. Hari ini hanya 1 dari setiap 500 orang Amerika adalah petani penuh waktu. Namun pertanian kami tidak hanya memberi makan Amerika tetapi juga menghasilkan surplus besar yang dijual ke luar negeri.

Penyelesaian jaringan kereta api nasional pada paruh kedua abad ke-19 memungkinkan produksi massal, pemasaran massal, dan konsumsi massal. Pada tahun 1850, Amerika Serikat hanya memiliki 10.000 mil lintasan, tetapi dalam 40 tahun totalnya tercapai 164.000 mil. Rel kereta api lintas benua telah selesai, dan itu mungkin untuk mendapatkan hampir di mana saja di negara ini dengan kereta api. Menariknya, bagaimanapun semua jalur umum melewati Selatan, yang sangat menghambat perkembangan ekonominya dengan baik ke abad ke-20.

Kuartal terakhir abad ke-19 adalah zaman kapitalis industri. Kapitalis industri tidak hanya mengumpulkan kekuatan ekonomi yang besar, tetapi juga menyalahgunakannya kekuasaan juga. Ekses mereka menyebabkan munculnya serikat buruh dan berlalunya perundang-undangan. Salah satu perubahan terpenting dalam sejarah industri kita terjadi di akhir Abad ke-19, dengan transisi dari generator listrik swasta ke terpusat, produksi listrik berbasis bebas dari kebutuhan untuk berinvestasi dalam generator listrik yang mahal, Produksi massal hanya mungkin jika ada juga massal konsumsi.

 

2.2.2.  Ekonomi Amerika di Abad ke-20

Pada pergantian abad, Amerika telah menjadi ekonomi industri. Amerika adalah salah satu pemimpin dunia dalam produksi baja, batu bara, kapal uap, tekstil, pakaian jadi, bahan kimia, dan mesin pertanian. 

Pada abab ke-20 Ameriks berada di masa pembuatan mobil dan orang pertama kali menjadi produsen mobil pertama yang menggunakan pembagian kerja dan jalur perakitan adalah Hanry Ford. Kontribusi Henry Ford yang besar adalah penekanan yang ia tempatkan pada kombinasi ahli akurasi, kontinuitas, jalur perakitan yang bergerak, dan kecepatan, melalui waktu pembuatan, bahan yang cermat penanganan, dan perakitan. Jalur perakitan dipercepat bekerja dengan memecah proses pembuatan mobil menjadi serangkaian sederhana, operasi berulang.

 

 

• Resesi Pasca-Perang Dunia II

November 1973–Maret 1975  Bersamaan, ada kekurangan bahan makanan di seluruh dunia, yang mendorong menaikkan harga pangan. Untuk memperburuk keadaan di negara ini, kami mencapai kesepakatan untuk mengekspor sekitar seperempat gandum kami dan biji-bijian lainnya ke Uni Soviet. Output turun sekitar 5 per- sen, dan, yang lebih parah lagi, tingkat inflasi tetap sangat tinggi.

Januari 1980–Juli 1980 Menggandakan harga minyak oleh OPEC dan krisis kredit yang dipicu oleh Federal Reserve Dewan Gubernur, yang telah khawatir dengan inflasi tingkat yang telah mencapai level dua digit, mendorong kami ke dalam resesi yang sangat singkat, tetapi cukup tajam. Suku bunga naik di atas 20 persen, Federal Reserve mengizinkan kredit untuk memperluas dan resesi berakhir.

Juli 1981–November 1982 Penurunan ini juga berangkat oleh Federal Reserve, yang sekarang ditentukan untuk memeras inflasi dari ekonomi kita. Pada akhir resesi yang sekarang memiliki perbedaan yang meragukan menjadi penurunan terburuk sejak depresi hebat, tingkat pengangguran telah mencapai hampir 11 persen. Tetapi tingkat inflasi telah diturunkan, dan pada akhir periode 1982, Federal Reserve sekali lagi mengurangi kredit, mengatur panggung untuk pemulihan berikutnya. Pada saat yang sama waktu, pemerintah federal telah memotong pajak penghasilan tarif, lebih lanjut membantu sepanjang kemajuan bisnis.

Juli 1990–Maret 1991 Setelah jeda terlama merusak ekspansi masa damai dalam sejarah kita, yang cukup ringan penurunan disebabkan oleh kombinasi kenaikan tajam harga minyak (karena invasi Irak ke Kuwait pada Agustus 1990 dan Perang Teluk Persia berikutnya), uang ketat, dan a kesepakatan anggaran pemotongan defisit antara Presiden George Bush dan Kongres pada bulan Oktober. Presiden Bush sendiri disebut pemulihan "anemia," dan langkah lambatnya adalah sebagian besar bertanggung jawab atas kekalahannya dalam pemilihan 1992 ke Bill Clinton.

Maret 2001–November 2001 Pada pertengahan 2000, telah menjadi jelas bahwa banyak saham teknologi tinggi di telekomunikasi komunikasi, Internet, dan perusahaan perangkat lunak komputer dinilai terlalu tinggi, dan akibatnya, investasi dalam debu mulai tenggelam dengan sangat cepat. Diperlukan kelebihan kapasitas harus dikerjakan sebelum investasi dihidupkan kembali. Apa sangat tidak biasa untuk resesi adalah bahwa pengeluaran konsumen, didukung oleh suku bunga rendah, pembiayaan kembali hipotek, dan pemotongan pajak federal besar-besaran, sebenarnya terus meningkat sepanjang resesi. Kemudian, tepat ketika pemulihan tampak kemungkinan, serangan teroris 9/11 memberikan tambahan guncangan ekonomi, menekan permintaan perjalanan udara dan kamar hotel. Untuk melawan efek resesi juga untuk membantu pemulihan dari serangan, pemerintahan Bush pemerintah didorong melalui Kongres tidak hanya pemotongan pajak besar-besaran dan pengembalian pajak, tetapi meningkatkan pengeluaran pemerintah. 

Desember 2007–Juni 2009 Ekonomi terburuk penurunan sejak tahun 1930-an, efek dari great resesi terutama pengangguran yang tinggi dan ekonomi yang lambat pertumbuhan ekonomi—terus berlanjut hingga 2013. Untuk mencegah krisis sosial dan untuk merangsang ekonomi, Federal Reserve dan Departemen Keuangan menuangkan triliunan dolar ke dalam ekonomi. Puluhan juta orang Amerika telah menggunakan rumah seperti ATM, mengambil ratusan miliar dolar setiap tahun dalam pinjaman ekuitas rumah untuk membiayai pengeluaran mobil baru, perjalanan liburan, belanja, membayar anak-anak mereka biaya kuliah dren, atau hanya mengisi tangki bensin mereka. Ketika gelembung perumahan meledak pada awal 2007, itu menjadi semakin sulit bagi mereka untuk terus meminjam. Dan semakin sedikit yang bisa mereka pinjam, semakin sedikit yang bisa mereka belanjakan. Penurunan harga rumah memiliki dampak yang lebih langsung efek ekonomi. Ratusan ribu konstruksi pekerja, agen real estate, broker hipotek, keuangan pekerja layanan, dan orang lain dengan pekerjaan di bidang ekonomi ini sektor dipecat dari pekerjaan.

 

2.2.3.  Kurva Kemungkinan Produksi


Pada Gambar 6 kita mengukur satuan mentega pada sumbu vertikal. Pada sumbu horizontal kami mengukur unit senjata. Saat kita bergerak ke kanan, jumlah senjata bertambah—1,2, 3, 4, 5. Kurva pada grafik digambar dengan menghubungkan titik A, B, C, D, E, dan F. Gambar 1 menunjukkan enam kemungkinan produksi mulai dari titik A, tempat kami berproduksi 15 unit mentega dan tidak ada senjata, ke titik F, di mana kami memproduksi 5 unit senjata tetapi tidak ada mentega. Informasi yang sama ini disajikan pada Gambar 1, grafik produksi kurva kemungkinan. Kita akan mulai dari titik A, di mana seluruh sumber daya suatu negara dicurahkan untuk memproduksi mentega. Jika negara tersebut akan memproduksi dengan kapasitas penuh (menggunakan semua sumber dayanya) tetapi ingin membuat beberapa senjata, itu bisa melakukannya dengan mengalihkan beberapa sumber daya dari mentega. Ini akan memindahkan negara dari titik A ke titik B. Alih-alih memproduksi 15 unit mentega, itu hanya menghasilkan 14. Sebelum kita melangkah lebih jauh pada kurva, mari kita bahas angka-angka di titik A dan B. Kami mencari tahu berapa banyak senjata dan berapa banyak mentega yang dihasilkan di setiap titik ini. Mulai dari titik asal, atau nol, mari kita periksa titik A. Tepat di atas titik asal, jadi tidak senjata diproduksi. Titik A berada pada 15 pada skala vertikal, sehingga dihasilkan 15 unit mentega. Sekarang kita akan beralih ke titik B, yang berada tepat di atas 1 unit pada sumbu senjata. Pada B kami memproduksi 1 unit senjata dan 14 unit mentega (ditampilkan secara vertikal). Kebetulan, untuk menemukan titik mana pun pada grafik, pertama-tama menyeberang, atau secara horizontal, lalu ke atas, atau secara vertikal. Titik B adalah 1 satuan ke kanan, lalu 14 satuan ke atas. Sekarang cari titik C: 2 unit melintang dan 12 ke atas. Di C kami memiliki 2 senjata dan 12 mentega. Berikutnya adalah D: 3 melintang dan 9 ke atas (3 senjata dan 9 mentega). Di E: 4 di seberang dan 5 di atas (4 senjata dan 5 mentega). Dan akhirnya F: 5 di seberang dan 0 di atas (5 senjata dan tanpa mentega).

Efisiensi Produktif

Efisiensi produktif dicapai ketika output maksimum yang mungkin dari setiap barang yang diproduksi, mengingat output barang lain. Pencapaian efisiensi produktif berarti kita tidak dapat meningkatkan output dari satu barang tanpa mengurangi keluaran barang lain.

Tangan tak Terlihat

            Ketika Adam Smith menciptakan istilah tangan tak terlihat pada tahun 1776, dia memikirkan tentang sistem bimbingan ekonomi yang selalu membuat semuanya baik-baik saja. Dia percaya bahwa jika orang berangkat untuk mempromosikan kepentingan umum, mereka tidak akan melakukan sebanyak itu sebaik yang mereka lakukan jika mereka mengejar kepentingan egois mereka sendiri. Jika semua orang keluar untuk diri mereka sendiri, semua orang akan bekerja lebih keras, menghasilkan lebih banyak, dan kita semua akan menjadi lebih kaya untuk itu. Dan premis itu mendasari sistem perusahaan bebas.

Smith mengatakan bahwa wirausahawan dimotivasi oleh kepentingan pribadi, dia umumnya, memang, tidak bermaksud untuk mempromosikan kepentingan publik, juga tidak tahu berapa banyak dia mempromosikannya. Dengan lebih mengutamakan dukungan industri dalam negeri daripada dukungan industri luar negeri, ia hanya menginginkan keuntungannya sendiri, dan dia dalam hal ini, seperti dalam banyak kasus lainnya, dipimpin oleh yang tak terlihat tangan untuk mempromosikan tujuan yang bukan bagian dari niatnya. Dengan mengejar miliknya sendiri kepentingan dia sering mempromosikan masyarakat lebih efektif daripada ketika dia benar-benar bermaksud untuk mempromosikannya. 

Mekanisme Harga

            Sering dikatakan bahwa setiap orang memiliki harga, yang berarti bahwa hampir semua dari kita, untuk jumlah tertentu uang, akan melakukan beberapa hal yang cukup buruk. Variabel kunci di sini adalah harga . Beberapa dari kita akan melakukan hal-hal buruk ini seharga $ 100, yang lain seharga $ 1.000, yang lain mungkin hanya seharga $ 1 juta. Tidak hanya setiap orang memiliki harga, tetapi setiap hal juga memiliki harga. Harga sepotong pizza atau satu galon bensin diketahui semua konsumen. Meskipun mereka bervariasi agak, harga gas jarang turun di bawah $3 dan hampir tidak ada orang yang mau membayar $10 untuk sepotong dari pizza.

Sama seperti harga mengirimkan sinyal kepada konsumen, harga juga memberi sinyal kepada produsen atau penjual. Jika pizza naik menjadi $10 per potong, saya akan menaruh oven di ruang tamu saya dan membuka bisnis hari berikutnya. Ketika konsumen menginginkan lebih banyak barang atau jasa tertentu, mereka menaikkan harga, yang, pada gilirannya, memberi sinyal kepada produsen untuk memproduksi lebih banyak. Jika kenaikan harga cukup besar dan muncul permanen, perusahaan baru akan tertarik ke industri, sehingga meningkatkan output lebih jauh.

• Kegagalan Pemerintah

Sama seperti pasar yang terkadang mengecewakan kita, begitu pula pemerintah. Berikut adalah daftar singkatnya dari beberapa bentuk kegagalan pemerintah yang lebih mencolok . Perlu diingat, bagaimanapun, bahwa dalam banyak kasus pemerintah menjalankan fungsinya dengan cukup baik, sehingga kegagalan ini harus dianggap sebagai pengecualian dan bukan norma.

 

1.1.2.  Permintaan Individu dan Permintaan Pasar

Hukum permintaan berlaku untuk individu dan pasar. Permintaan individu adalah jadwal jumlah yang akan dibeli seseorang pada harga yang berbeda. Pasar permintaan adalah jadwal jumlah yang akan dibeli setiap orang di pasar dengan harga yang berbeda.

• Perubahan Permintaan

Perubahan permintaan adalah perubahan dalam jumlah yang diminta dari barang atau jasa setidaknya satu harga yang disebabkan oleh faktor selain perubahan harga dari barang atau jasa tersebut.

• Peningkatan Permintaan

            Suatu peningkatan permintaan adalah peningkatan jumlah orang yang mau dan mampu membeli pada berbagai harga.

 

1.1.3.  Persaingan Monopoli Didefinisikan

Pesaing Monopoli Jangka Pendek

Seperti pesaing sempurna, pesaing monopolistik dapat untung atau rugi dalam jangka pendek; tetapi dalam jangka panjang perusahaan akan mencapai titik impas. Alasan monopoli- pesaing terdaftar menghasilkan keuntungan ekonomi nol dalam jangka panjang sama dengan yang di bawah kompetisi sempurna.

Dalam jangka panjang, jika perusahaan merugi, banyak yang akan meninggalkan industri, menurunkan pasokan industri dan menaikkan harga pasar. Dan jika, dalam jangka panjang, perusahaan menyadari keuntungan besar, perusahaan baru akan tertarik ke industri, sehingga meningkatkan pasokan dan menurunkan harga pasar

Pesaing Monopoli Jangka Panjang

            Seperti yang dikatakan sebelumnya, dalam jangka panjang pesaing monopolistik membuat ekonomi nol keuntungan. Jika ada laba jangka pendek, lebih banyak perusahaan akan masuk ke industri, menurunkan harga pasar dan keuntungan. Jika ada kerugian, beberapa perusahaan akan meninggalkan industri, mendorong menaikkan harga pasar dan mengurangi kerugian.

 

1.1.4.  Sewa, Bunga, dan Keuntungan

1.      Sewa

Tanah merupakan sumber daya atau faktor produksi. Pemilik tanah dibayar sewa untuk mengizinkan penggunaannya dalam proses produksi. Jumlah sewa yang dibayarkan untuk sebidang tanah didasarkan pada penawaran tanah itu dan permintaan untuk tanah itu.

2.      Modal

Modal terdiri dari gedung perkantoran, pabrik, toko, mesin dan peralatan, sistem puter, dan barang sintetis lainnya yang digunakan dalam proses produksi. Ketika kita berinvestasi, kita menghabiskan uang untuk modal baru. Saat kita membangun taman kantor, tempat belanja atau jalur perakitan, atau ketika kami membeli peralatan kantor baru, kami terlibat dalam investasi.

Ekonom merasa senang ketika mereka dapat berpikir dalam hal stok dan arus. Saham modal meningkat melalui aliran investasi. Misalkan Anda memiliki setengah gelas air; itu modal saham Anda. Anda dapat mengisi gelas itu dengan membiarkan air keran mengalir ke dalam dia, itulah aliran investasi Anda. Ketika Anda telah mengisi gelas Anda, Anda telah menggandakan modal.

 Sebagai contoh mesin, katakanlah Anda memiliki stok modal empat mesin. Anda membeli dua lagi. Itu adalah investasi Anda untuk tahun ini. Sekarang Anda memiliki stok modal enam mesin.

3.      Keuntungan

Para ekonom memperlakukan keuntungan sebagai sisa yang diserahkan kepada pengusaha setelah sewa, bunga, dan upah dibayar. Orang dapat berargumen bahwa karena ketiga pembayaran sumber daya ini ditentukan oleh pasokan dan permintaan, maka apa yang tersisa, profit, secara tidak langsung ditentukan oleh penawaran dan tuntutan.

Jika keuntungan adalah agen katalitik, motivasi utama faktor vating, hadiah utama bagi pengusaha, pasti kita bisa berbuat lebih baik daripada memperlakukan mereka sebagai sisa belaka. Benar, perusahaan bisnis harus membayar sewa, bunga, dan upah, dan mungkin menyimpan sisa keuntungan, tapi pasti keuntungan sedikit lebih menarik daripada itu.

Peran mereka sebagai insentif ekonomi di bawah kapitalisme. Iming-iming untung itulah yang didapat perusahaan bisnis untuk menghasilkan sejumlah besar barang dan jasa yang menyediakan industri negara di dunia dengan standar hidup yang tinggi.






BAB III

PERBANDINGAN

A.    Jurnal 1

a.     Kelebihan jurnal 1 :

1.     Menggunakan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh pembaca.

2.     Materi yang ditulis berdasarkan hasil dari penelitian langsung melalui cara kusioner bersifat real ( Kuantitaif).

3.     Materi yang diberikan tidak hanya berupa materi pemahaman tetapi juga diberikan tampilan kurva-kurva agar lebih paham.

4.     Memiliki cover buku yang menarik dan disertai gambar animasi.

 

b.     Kelemahan jurnal 1 :

1.     Contoh soal dari kurva yang disebutkan dalam buku tersebut tergolong sulit untuk dipahami, dikarenakan banyak simbol yang jarang diketahui banyak orang.

2.     Memiliki istilah yang kurang dimengerti.

 

B.    Jurnal 2

a.     Kelebihan jurnal 1 :

1.     Materi yang diberikan dalam jurnal tersebut sangat lengkap.

2.     Memiliki cover buku yang menarik dan juga memiliki susunan tulisan yang tidak monoton (memiliki warna dalam teks).

3.     Menggunakan bahasa yang baik.

 

b.     Kelemahan jurnal 1 :

1.     Memiliki istilah-istilah yang kurang dimengerti.

2.     Masih banyak ditemukan ide pemahaman yang sulit di mengerti pembaca.

 

 

 

 

 


BAB IV

KESIMPULAN 

Kesimpulan dari kedua jurnal tersebut adalah kita dapat mengetahui awal mula perekonomian itu terjadi, yaitu melalui sistem barter atau yang disebut dengan sistem walrasian. Juga kita dapat mengetahui seperti apa teori-teori penting, diagram, dan rumus dalam ekonomi yang disalurkan melalui kedua buku tersebut. lalu di buku pembanding, kesimpulannya adalah kita dapat mengetahui awal mula atau sejarah perekonomian dari abad ke-19 yang dimana kita juga dapat mengetahui bagaimana penyebaran ekonomi berlangsung.

 




DAFTAR PUSTAKA 

1.     Mankiw, NG Gowdy, John M. Microeconomic Theory Old and New : A Student’s Guide. 2010.

2.     Stephen L. Slavin. MICROECONOMICS. 201.3